Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, berlangsung dengan penuh khidmat dan meriah. Bertempat di Lapangan Srumbung, upacara detik-detik proklamasi kemerdekaan ini menjadi momentum kebersamaan yang sangat berkesan bagi seluruh elemen masyarakat, khususnya para aparatur pemerintahan desa.

Upacara tahun ini terasa begitu istimewa berkat tingkat partisipasi yang tinggi dari seluruh desa. Perwakilan dari berbagai desa tampak berbaris rapi mengenakan pakaian dinas resmi dengan penuh wibawa.
Kehadiran kontingen dari Desa Polengan menjadi salah satu sorotan utama. Kepala Desa Polengan bersama jajaran perangkat desa, mulai dari sekretaris desa, kepala urusan, hingga para kepala dusun, hadir lengkap mengenakan atribut seragam lengkap. Kehadiran mereka mencerminkan wujud nyata dedikasi dan semangat nasionalisme dalam melayani masyarakat sekaligus menghormati jasa para pahlawan bangsa.
Bertindak selaku inspektur upacara, Camat Srumbung memimpin jalannya detik-detik proklamasi dengan lancar. Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang merupakan putra-putri terbaik pilihan dari berbagai sekolah di wilayah Srumbung sukses menjalankan tugasnya mengibarkan Sang Merah Putih dengan sempurna.
Pengibaran Bendera: Diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dikumandangkan oleh paduan suara gabungan.
Amanat Pembina Upacara: Menekankan pentingnya menjaga persatuan, memperkuat pelayanan publik di tingkat desa, serta meneruskan cita-cita kemerdekaan melalui pembangunan yang berkelanjutan.
Atmosfer Kebersamaan: Antusiasme warga yang memadati pinggir lapangan turut menambah semarak suasana kemerdekaan.
Keikutsertaan aktif perangkat Desa Polengan dan desa-desa lainnya di Kecamatan Srumbung bukan hanya sekadar rutinitas tahunan belaka. Lebih dari itu, momentum HUT RI ke-81 ini dijadikan sebagai refleksi diri untuk meningkatkan kinerja, mempererat gotong royong, dan membawa Kecamatan Srumbung menuju kemajuan yang lebih gemilang di usianya yang ke-81 tahun Indonesia merdeka.
"Kemerdekaan bukan hanya dirayakan, tetapi terus diisi dengan kerja nyata, pelayanan tulus kepada masyarakat, serta semangat persatuan yang kokoh dari tingkat desa hingga nasional."