Magelang — Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) terus memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan infrastruktur pertanian di pedesaan. Di Desa Polengan, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, proyek irigasi yang tengah dikerjakan oleh P3TGAI Terta Makmur kini telah menunjukkan kemajuan yang menggembirakan.
Berdasarkan pemaparan langsung dari Ketua P3TGAI Terta Makmur Desa Polengan, Bapak Miftakhudin, kegiatan pembangunan saluran irigasi saat ini telah mencapai tahapan yang signifikan.
"Alhamdulillah, pada hari ini kami telah melaksanakan pekerjaan P3TGAI di Desa Polengan. Saat ini, progress pengerjaan sudah mencapai kurang lebih 65 persen. Jadi, masih ada sekitar 35 persen lagi yang akan terus kita kebut," ujar Miftakhudin di sela-sela pemantauan proyek.
Dalam pelaksanaannya, tim P3TGAI bersama warga setempat bergotong royong dalam berbagai tahap pengerjaan, mulai dari penyiapan material hingga pembangunan fisik saluran air. Keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam memastikan ketepatan dan kualitas pembangunan infrastruktur ini.
Lokasi Desa Polengan yang berada di lereng Gunung Merapi memiliki tantangan tersendiri dalam akses air untuk pertanian. Selama ini, kebutuhan air irigasi yang stabil menjadi salah satu faktor penentu produktivitas lahan.
Pembangunan saluran irigasi ini dirancang untuk mengatasi kendala tersebut. Dengan sistem irigasi yang lebih baik dan teratur, diharapkan distribusi air ke sawah-sawah milik petani dapat berjalan lebih efisien.
"Harapan kami dengan terlaksananya program P3TGAI ini, dapat membantu petani di lereng Merapi, khususnya di Desa Polengan, untuk mengairi sawah-sawah mereka dengan lebih lancar. Jika air tercukupi dengan baik, kami optimis hal ini dapat meningkatkan hasil produksi pertanian dan secara otomatis menaikkan penghasilan para petani," tambah Miftakhudin.
Program P3TGAI bukan sekadar proyek pembangunan fisik saluran air, melainkan investasi strategis dalam penguatan ekonomi lokal. Melalui infrastruktur yang baik, produktivitas lahan pertanian diharapkan akan terus meningkat secara berkelanjutan, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat Desa Polengan secara luas.
Dengan semangat gotong royong yang terus dijaga, proyek ini diharapkan mampu diselesaikan tepat waktu, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh para petani dalam musim tanam mendatang.
ARTIKEL - DICKY